Kesuksesan..
Orang-orang selalu mengukur kesuksesan dari jumlah materi yang dapat diraih.
Semakin banyak materi yang diraih maka dapat dikatakan sangat sukseslah orang itu.
Padahal sukses itu tak selalu dapat dikonversikan ke dalam materi.
Bertanya pada orang yang sudah bergelimangan harta berkat kesuksesan, mereka akan menjawab bahwa bukan materi yang menjadi tolok ukur untuk disebut sukses.
Memang ukuran kesuksesan tiap orang berbeda-beda.
Ada yang menyebut sukses itu kalau sudah berkelimpahan materi dan ada pula yang menyebut sukses itu dari seberapa kepuasan batin yang dapat dicapai.
Buat saya sendiri, sukses memang identik dengan materi tetapi tidak harus diukur dengan seberapa banyak materi yang diperoleh.
Sukses dalam keterbatasan akan lebih memuaskan.
Bisa memanfaatkan segala keterbatasan yang ada pada kita untuk mencapai kesuksesan akan memberikan sesuatu yang lebih daripada materi. Sukses dalam keterbatasan punya banyak sisi positif. Kita diajari untuk menghargai sesuatu yang kita miliki, membantu diri kita untuk tetap down to earth apabila kita mengalami suatu kemajuan, keterbatasan juga membantu kita untuk berpikir lebih efisien, kreatif dan positif, dan ada suatu kepuasan yang sangat-sangat besar dibandingkan sukses dalam kelimpahan.
Bukan berarti sukses dalam kelimpahan itu biasa-biasa saja dan bukan berarti sukses dalam keterbatasan itu mulia. Sukses yang baik adalah manakala kita dapat mencapai apa yang kita targetkan dengan usaha dan upaya yang berasal dari diri kita demi kepuasan diri dan kemanfaatan bagi banyak orang..
*adhep



1 komentar:
memang kesuksesan itu identik dengan materi...
siapa pun dia, apa pun dia dan dimana pun dia, buktinya sampe skarang msh ditolak calon mertua karena belum sukses... he he he.
Posting Komentar